SALMA,,,( BINTANG YANG PERNAH ENGKAU PESAN )

Bintang yang pernah engkau pesan,,

 

"Jika nanti Bintang itu jatuh,,,Apa yang akan kamu pesan?,"


Sepenggal kalimat yang begitu membuai sekaligus mengingatkan kita akan sempitnya ruang dalam tembusan waktu berupa kisah-kisah yang takakan terlupakan...Karena apa yang aku atau pernah kalian alami ini bukanlah sekedar Ilusi atau mimpi kosong belaka.

Tapi Permintaan pada Bintang Jatuh adalah sebuah Jalan dan Kekuatan lain dari suatu Pembenaran atas kejadian di masa datang... "Ngga percaya?!!"...

Intro

Ketika aku masih kecil dulu,banyak malam terutama saat Bulan tersenyum sempurna dan Bintang begitu damai dengan kerling cantiknya,,,kita sekeluarga dianjurkan untuk melewatkan malam dengan tidur di halaman rumah. 

Dan entah kenapa,tak ada kata lagi yang muncul dari bibir mungil kami, bergegas kita siapkan peralatan tidur secukupnya lalu cepat cari posisi untuk cepet-cepet bersiap bak serdadu baris diatas tikar daun pandan tipis sebagai ganti kasur yang sudah Orang Tua kami siapkan.

Begitu hebatnya seperti kata yang bertuah hingga tak perlu proses logika tentang alasan dan manfaat apa yang akan kami dapatkan pada malam di antara tidur kami nanti. Berbagai perasaan bercampur dalam pertarungan hati masing-masing dari kami. Seperti rasa kantuk yang seakan selalu ragu untuk segera menepi,,

Belaian angin yang dingin hingga ke tulang rusuk,,suara Jangkrik yang sangat menusuk telinga,, atau ketakutan akan malam dengan sejuta misteri didalam setiap jengkal nafasnya...Dan satu-satunya cara agar pagi cepat sampai adalah segera lakukan & kemudian rasakan...Tampak sederhana sekali,! ,,,ya,,, 

Sebuah pola penikmatan termudah dalam balutan sikap berupa kepatuhan terhadap apa yang orang yakini benar.Dan anda wajib percaya hingga nanti anda bisa buktikan bahwa itu terbukti tidak benar adanya....

Intinya adalah: "Bukan apa yang anda rasakan,,,tapi lebih pada Bagaimana cara anda merasakannya,!!". Boleh anda segera coba ,,lalu lihat apa yang akan anda dapatkan....

"Jika nanti Bintang itu jatuh,,,Apa yang akan engkau pesan ?,".


Pada hidup yang selalu melibatkan antara hayalan dan kenyataan,,,mimpi dan logika,,,siang atau malam,,,gelap,terang,,,kaya dan miskin,,,tentang kerelaan dan keangkuhan yang senantiasa berjalan bersamaan. "Ada apa dibalik semua itu,?". 

Bisa saja kita melewatkan hari dengan melakukan apa yang kita suka,,dengan apa yang kita mau tanpa harus merasa gundah dengan yang orang lain tidak mampu mencapainya...tapi apa anda yakin jika kebahagiaan menjadi Pelabuhan terakhir dari setiap manusia sudah anda miliki?,,,

Dan jika setiap orang mempunyai hak dan kapitalisme mimpi yang sama,lalu apa yang membedakan dari mereka???  Seorang sahabat saya tampak begitu berbahagia,,sangat terasa berbahagia,,,meskipun Mobil impiannya masih berupa cita-cita belaka.

Atau ketika rumah idamannya baru berbentuk sketsa lukisan dibawah kanvas langit yang sesekali hilang tertutup awan. Bahkan,,, Pun saat pulsa di Handphone nya tak cukup "gagah" untuk sekedar sms ke sesama Operator,,,

Dia begitu sangat "Menikmatinya"...


Untuk itu,,"Anda harus mencoba seperti yang setidaknya pernah aku coba,".Melewatkan sepenggal malam diantara Bumi dan Langit. Meskipun hanya sekedar mencoba kekuatan daya tahan kulit sampai seberapa jauh kita bisa tahan terhadap ancaman "meriang" karena masuk angin, atau anda ingin benar-benar menjadi satu-satunya saksi kunci atas terjadinya Bintang Jatuh yang banyak orang bicarakan itu... 

Yang pasti anda akan berada pada media yang tepat dimana Bumi dan Langit akan melibatkan anda dalam Dialog mereka,bisa berupa rasa kantuk yang taktertahankan,sindrom ketakutan yang maha hebat berbaur dalam tingkat ke-kusyukan yang tiada duanya. 

Lalu bersiaplah jika ini akan menjadi malam terakhir dalam hidup anda oleh Malaikat-malaikat dengan Kepatuhan tanpa kompromi-nya.Karena tak ada yang tahu jika saat itu anda sedang berada satu tikar dengan Malaikat Izrail..."Innalillahi wa inna illaihi rajiuun,".

Okay,,, Jika saya menjadi Anda,maka saya akan tetap berharap bahwa Bintang-Bintang itu akan sungguh-sungguh jatuh. 


Karena begitu banyak mimpi-mimpi,,cita-cita & pengharapanku yang belum sepenuhnya tercapai.Begitu berjejal ide-ide dan gagasan yang belum juga mendapatkan kanvas sebagai media Implementasiku. Termasuk begitu banyak pula antrian orang-orang disekitarku yang mungkin masih merasa "menitipkan" rizki-rizki mereka lewat kerja keras yang mereka percayakan kepadaku...Amiiinnnn....

"Namanya Salma,,,".


Seorang sahabat terbaik yang semalam memberikan kabar bahagia tentang 2 Bulan Kehamilannya. Alhadulillah ,,bertambah lagi Keluarga kita,cepat temanku menyahut.

Yaaa,,,,"Keluarga Kita"...karena kita selalu menganggap dan mencoba untuk menyiapkan diri kita bila Ibu dan si Jabang Bayi ini benar-benar sedang menitipkan sebagian perjuangan hidupnya kepada kita. Lalu bila ini benar-benar terjadi,,,Sungguh akan menjadi hal terindah dalam rencana Tuhan yang tiada pernah berakhir buruk.

"Jaga kesehatan Salma ya,,, Dan bersiap menjadi Wanita paling sempurna dengan menjadi Ibu bagi Baby nya!". G"luck.


Masih kupandangi Bintang-Bintang itu,,, Masih pula harapanku akan semua mimpi dan cita-cita yang belum sempat tuntas. Saat nya esok untuk bekerja lebih keras,,, berfikir lebih jernih,,, dan bersikap lebih arif agar beban dipundak semakin tak terasa berat lagi. Agar Jalan didepan tak berliku lagi...

Karena akan selalu ada "Jalan Lain" bagi sebuah kebaikan....


Aku berjanji,,, Lepas bangun nanti,aku akan berikan semua pertanggungjawaban atas mimpi yang engkau titipkan semalam,,,atas doa tak terpadamkan yang terus engkau kobarkan,,,dan.... atas

Salma, "Bintang yang pernah engkau Pesan......"

Dedicated to: Salma

Artikel Terkait

Song Writer & Penulis 


Notes Archive